Apa Itu Email Marketing? dan Apa Saja Strategi Email Marketing?

Apa Itu Email Marketing dan Apa Saja Strategi Email Marketing

Jika kamu sedang menjalankan bisnis dan ingin mengembangkannya, maka sebaiknya kamu mempertimbangkan untuk menggunakan strategi email marketing. Banyak brand besar yang telah menggunakan metode ini sejak dahulu hingga saat ini, yang menunjukkan bahwa email marketing masih efektif dan relevan. Dalam artikel ini, kami akan membahas apa itu email marketing, memberikan contoh-contoh strategi yang dapat diterapkan, serta menjelaskan keuntungan dari menggunakan email marketing untuk bisnis kamu. Baca sampai akhir artikel dari Mohsai berikut yaa untuk memperoleh informasi lengkap tentang email marketing.

Apa Itu Email Marketing?

Email marketing adalah salah satu strategi pemasaran yang menggunakan email sebagai media untuk mengirimkan pesan kepada audiens yang sudah terdaftar atau sudah meminta menerima email tersebut. Email marketing merupakan jenis pemasaran yang berbeda dengan jenis pemasaran lainnya karena menargetkan audiens yang sudah memiliki minat terhadap produk atau layanan yang ditawarkan.

Strategi email marketing yang sukses biasanya memiliki beberapa karakteristik seperti memiliki daftar email yang terverifikasi, mengirimkan pesan yang relevan dan bermanfaat bagi audiens, serta memiliki tingkat pembukaan dan tindak lanjut yang tinggi.

Baca Juga : Pengertian Facebook Ads dan Perbedaannya dengan Google Ads

Untuk menguasai strategi email marketing, ada beberapa tips dan trik yang dapat dilakukan, seperti menyusun daftar email yang valid, menyusun konten email yang menarik dan bermanfaat bagi audiens, serta mengukur dan mengevaluasi hasil email marketing secara terus-menerus.

Kenapa Email Marketing Penting?

Email marketing merupakan salah satu strategi pemasaran yang menggunakan email sebagai media untuk mengirimkan pesan kepada audiens yang sudah terdaftar atau sudah meminta menerima email tersebut. Walaupun terlihat lebih tradisional dibandingkan dengan metode pemasaran lain seperti social media marketing, namun email marketing memiliki potensi yang lebih besar dalam membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan.

Dengan menggunakan email marketing, perusahaan dapat merebut hati pelanggan dan membuat mereka menjadi lebih setia. Ketika pelanggan sudah setia, mereka tidak hanya akan membaca email yang dikirimkan tentang sebuah produk, namun juga akan sabar menunggu email tentang produk terbaru yang ditawarkan oleh perusahaan.

Selain itu, email marketing juga memiliki potensi akuisisi konsumen baru yang jauh lebih besar dibandingkan metode pemasaran lain. Menurut sebuah studi, keberhasilan akuisisi konsumen baru melalui email marketing mencapai 81%, jauh lebih tinggi dibandingkan social media marketing yang hanya 51%.

Terakhir, email marketing juga memiliki biaya yang relatif lebih murah. Menurut studi Direct Marketing Association, dengan biaya hanya 1$, perusahaan dapat memperoleh keuntungan hingga 40$ melalui strategi ini.

Apa Saja Strategi Email Marketing?

Berikut adalah beberapa strategi email marketing yang dapat kamu pertimbangkan:

Segmentasi daftar email

Sesegmentasikan daftar email kamu sesuai dengan karakteristik demografis, minat, atau perilaku pembelian yang berbeda akan membantu kamu mengirim email yang lebih relevan ke audiens kamu.

Personalisasi email

Menggunakan nama penerima dan menyertakan konten yang disesuaikan dengan preferensi atau aktivitas sebelumnya dapat meningkatkan tingkat terbuka dan tindak lanjut email.

Gunakan subjek yang menarik

Judul email yang menarik dan menggambarkan nilai yang ditawarkan dapat membantu meningkatkan tingkat terbuka email.

Optimalkan tampilan email

Desain email yang terstruktur dengan baik dan mudah dibaca akan membantu meningkatkan tingkat terbuka dan tindak lanjut.

A/B testing

Melakukan uji coba A/B pada subjek, konten, dan desain email dapat membantu menemukan kombinasi yang paling efektif untuk audiens kamu.

Pemantauan dan analisis

Melacak tingkat terbuka, tindak lanjut, dan penjualan yang dihasilkan oleh setiap kampanye email akan membantu kamu mengevaluasi strategi email marketing kamu dan menentukan apa yang bekerja dengan baik.

Integrasi dengan media sosial

Menyertakan tautan ke akun media sosial kamu dalam email kamu dapat membantu meningkatkan interaksi dengan audiens kamu di platform lain.

Gunakan email trigger

Menggunakan email trigger seperti pengingat untuk acara mendatang atau tindak lanjut pembelian akan membantu meningkatkan tingkat terbuka dan tindak lanjut email.

Gunakan tautan panggilan untuk tindakan

Menyertakan tautan panggilan untuk tindakan (CTA) yang jelas dalam email kamu akan membantu meningkatkan tindak lanjut dari audiens kamu.

Jaga integritas dan kepercayaan

Selalu memperhatikan privasi penerima email dan menjaga integritas kamu dengan tidak mengirim spam atau email yang tidak diinginkan akan membantu membangun dan mempertahankan kepercayaan audiens kamu.

Apa saja komponen email marketing?

Komponen utama dari email marketing adalah:

Daftar email

Daftar email yang dikumpulkan dari sumber yang sah dan dipertahankan dengan cara yang sesuai dengan kebijakan privasi adalah dasar dari setiap kampanye email marketing.

Subjek email

Judul email yang menarik dan menggambarkan nilai yang ditawarkan dapat membantu meningkatkan tingkat terbuka email.

Konten email

Isi dari email yang menyampaikan pesan yang diinginkan dan memberikan nilai kepada penerima.

Tautan panggilan untuk tindakan (CTA): Tautan yang mengarahkan penerima untuk melakukan tindakan seperti mengunjungi situs web, mengunduh dokumen, atau membeli produk.

Desain email

Penampilan visual dari email, termasuk layout, warna, font, dan gambar.

Email trigger

Email yang dikirim berdasarkan tindakan atau acara tertentu seperti pembelian atau acara mendatang.

Email automation

Proses pengiriman email secara otomatis berdasarkan tindakan atau acara tertentu.

Pemantauan dan analisis

Melacak tingkat terbuka, tindak lanjut, dan penjualan yang dihasilkan oleh setiap kampanye email untuk mengevaluasi efektivitas strategi email marketing.

Contoh Email Marketing

Berikut adalah contoh email marketing yang dapat kamu pertimbangkan:

Promosi produk atau layanan baru

Email yang menyajikan informasi tentang produk atau layanan baru yang tersedia, dengan tautan panggilan untuk tindakan (CTA) yang mengarahkan penerima ke halaman produk atau layanan tersebut.

Penawaran khusus atau diskon

Email yang menawarkan penawaran khusus atau diskon untuk produk atau layanan yang sudah ada, dengan tautan panggilan untuk tindakan (CTA) yang mengarahkan penerima ke halaman pembelian.

Konten yang bermanfaat

Email yang menyajikan artikel, video, atau sumber daya lainnya yang bermanfaat bagi audiens kamu, dengan tautan panggilan untuk tindakan (CTA) yang mengarahkan penerima ke situs web atau blog kamu.

Pengingat acara mendatang

Email yang mengingatkan penerima tentang acara mendatang, dengan tautan panggilan untuk tindakan (CTA) yang mengarahkan penerima ke halaman pendaftaran atau pembelian tiket.

Tindak lanjut pembelian

Email yang mengirimkan umpan balik, survei, atau tawaran khusus setelah pembelian, dengan tautan panggilan untuk tindakan (CTA) yang mengarahkan penerima ke halaman penilaian produk atau layanan.

Umpan balik pelanggan

Email yang mengajak penerima untuk memberikan umpan balik tentang produk atau layanan kamu, dengan tautan panggilan untuk tindakan (CTA) yang mengarahkan penerima ke halaman survei atau formulir umpan balik.

Berlangganan newsletter

Email yang mengajak penerima untuk berlangganan newsletter atau konten lainnya yang akan dikirimkan secara berkala, dengan tautan panggilan untuk tindakan (CTA) yang mengarahkan penerima ke halaman berlangganan.

Semoga artikel tentang Apa Itu Email Marketing? dan Apa Saja Strategi Email Marketing? Ini bermanfaat dan dapat membantu memajukan bisnis kamu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *